“Corona Virus ” Dan Dampak Bagi “Ekonomi Indonesia”

Koronavirus adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia. Struktur tubuh virus ini terdiri dari membran, selubung lipid bilayer, glikoprotein yang menyerupai paku, genom RNA positif, dan protein nukleokapsid. Wikipedia

Tidak hanya di negara asalnya, penyakit yang menyerang sistem pernapasan ini sekarang sudah menyebar ke berbagai negara, seperti Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, hingga Prancis dan Amerika Serikat. Total jumlah penderita yang terinfeksi saat ini tercatat ada sekitar 2.700 orang. Sebanyak 80 di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

https://news.detik.com/berita/d-4875198/apa-itu-virus-corona-berikut-ciri-dan-persebaran-penyakitnya

1. Apa itu virus corona?
Dikutip dari Web MD, coronavirus sebetulnya virus umum yang kebanyakan tidak berbahaya. Virus corona menginfeksi hidung, sinus, dan tenggorokan bagian atas. Meski begitu, infeksi beberapa jenis virus corona ternyata bisa berdampak serius.
Virus corona mengakibatkan 585 kematian akibat Middle East respiratory syndrome (MERS), yang muncul pertama kali pada 2012 di Arab Saudi. Sebelumnya pada 2003, corona virus menyebabkan 774 kematian akibat Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Pada akhir Januari 2020, WHO mengindentifikasi 2019-nCoV di China. Pada akhir Januari 2020, ada sekitar 300 kasus yang teridentifikasi di China. Tiap negara telah menyiapkan upaya pencegahan dan pengamanan, namun virus corona tetap mampu menyebar ke seluruh dunia.
2. Ciri virus corona
Virus corona atau corona virus pertama kali diidentifikasi pada 1960, namun tidak diketahui asal virusnya. Nama corona virus berasal dari bentuknya yang mirip mahkota. Pada beberapa kasus, virus corona bisa menginfeksi hewan dan manusia.
Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus influenza pada umumnya. Coronavirus menyebar melalui batuk dan bersin mereka yang terinfeksi. Penyebaran juga bisa terjadi lewat sentuhan tangan, wajah, dan pegangan pintu atau bagian lain yang umum disentuh.
Tiap orang mungkin pernah terinfeksi corona virus atau virus corona sedikitnya sekali. Di Amerika, infeksi coronavirus biasa terjadi pada musim dingin dan gugur. Infeksi biasa terjadi pada anak-anak, namun siapa saja bisa terkena coronavirus.
3. Penyebaran virus corona
Infeksi virus corona kini semakin menyebar hingga ke 13 negara di dunia. Negara tersebut adalah China, Jepang, Prancis, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Nepal, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, dan Vietnam.
Dikutip dari detik inet, John Hopkins University di Amerika mengembangkan peta digital untuk memantau penyebaran virus corona 2019-nCoV di dunia. Peta ini dikembangkan Center for System Science and Engineering (CSSE) yang merupakan peta real time.
Peta bisa diakses di https://gisanddata.maps.arcgis.com/. Semua titik berwarna merah pada peta bisa diklik untuk info kasusnya. Makin besar titiknya, maka makin banyak kejadian infeksi virus corona di lokasi tersebut.

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4163847/5-dampak-virus-corona-ke-ekonomi-indonesia

Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah mengawasi ketat di jalur masuk ke Indonesia. Mulai dari pelabuhan dan bandara. Ini untuk memastikan setiap orang yang masuk ke Indonesia dari luar negeri tidak terjangkit virus corona.
“Kita kan juga sudah siap mencek dengan scanner setiap kedatangan dari luar, siapapun yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit. Tapi sampai sekarang informasi yang saya terima dan moga-moga seterusnya, tidak ada yang terjangkit corona,” ujar dia.
Dampak virus corona ini dipastikan akan berdampak pada sektor ekonomi Indonesia. Berikut dampak dari virus Corona terhadap Indonesia, seperti mengutip Merdeka.com.
1. Ganggu Pariwisata
Pengamat INDEF, Abra Talattov, mengungkapkan virus corona mengancam industri pariwisata Indonesia. Hal itu didasari oleh besarnya posisi China dalam menyumbang turis ke Indonesia.
“Terutama menjelang liburan imlek, dampak (merugikan) lanjutannya akan masuk pada akomodasi, konsumsi (dalam hal ini restoran),” papar dia.
Maka dari itu, pemerintah diminta siap siaga menangkal virus corona masuk Indonesia. “Jangan sampai penyebaran virus di Indonesia kecolongan, sehingga ada korban di Indonesia, (dikhawatirkan) WNA yang tidak mau ke Indonesia,” jelasnya.
Selain penerbangan dan pariwisata, Abra menilai sektor industri energi juga dipotensi akan mengalami kerugian. “(Misalnya saja) Pada penjualan avtur, dalam hal ini Pertamina juga berpotensi terganggu.”

Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah mengawasi ketat di jalur masuk ke Indonesia. Mulai dari pelabuhan dan bandara. Ini untuk memastikan setiap orang yang masuk ke Indonesia dari luar negeri tidak terjangkit virus corona.
“Kita kan juga sudah siap mencek dengan scanner setiap kedatangan dari luar, siapapun yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit. Tapi sampai sekarang informasi yang saya terima dan moga-moga seterusnya, tidak ada yang terjangkit corona,” ujar dia.
Dampak virus corona ini dipastikan akan berdampak pada sektor ekonomi Indonesia. Berikut dampak dari virus Corona terhadap Indonesia, seperti mengutip Merdeka.com.
1. Ganggu Pariwisata
Pengamat INDEF, Abra Talattov, mengungkapkan virus corona mengancam industri pariwisata Indonesia. Hal itu didasari oleh besarnya posisi China dalam menyumbang turis ke Indonesia.
“Terutama menjelang liburan imlek, dampak (merugikan) lanjutannya akan masuk pada akomodasi, konsumsi (dalam hal ini restoran),” papar dia.
Maka dari itu, pemerintah diminta siap siaga menangkal virus corona masuk Indonesia. “Jangan sampai penyebaran virus di Indonesia kecolongan, sehingga ada korban di Indonesia, (dikhawatirkan) WNA yang tidak mau ke Indonesia,” jelasnya.
Selain penerbangan dan pariwisata, Abra menilai sektor industri energi juga dipotensi akan mengalami kerugian. “(Misalnya saja) Pada penjualan avtur, dalam hal ini Pertamina juga berpotensi terganggu.”



sedikitnya Ada 5 sektor ekonomi yang di pengaruhi oleh hebohnya wabah Virus Corona ini di Indonesia

  1. Pariwisata
  2. Penerbangan
  3. BPJS
  4. “Bali ” (sebagai central Keluar Masuk berbagai kepentingan Luar Negeri di di Indonesia Selain pariwisatanya)